REVITALISASI PAUD
Guru
PAUD berupaya mencari tempat yang dapat ditumpangi untuk melanjutkan kegiatan
belajar-mengajar 50 anak peserta didiknya. Akhirnya mereka menemukan tempat
potensial untuk ditumpangi, yakni Posyandu Melati XI di dusun tetangga, di
Dusun Kabar. Setelah berkoordinasi dengan Kepala Dusun Kabar dan kader-kader
Posyandu disana, kegiatan belajar mengajar pun dapat dilanjutkan beberapa bulan
kemudian.
Kini, anak-anak
disana mendapat pendidikan usia dini, PAUD nya berkembang serta diminati oleh
warga desa tetangga, kegiatan di gedung Posyandu pun menjadi lebih beragam,
sehingga menguntungkan banyak pihak: anak-anak, orangtua murid, guru PAUD,
kader Posyandu, bahkan dusun dan desa.
PERKEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN